Exco PSSI Tetap Akui Nil Maizar Pelatih Timnas Indonesia

Nil Maizar Timnas Indonesia

Salah satu anggota Exco PSSI, Sihar Sitorus menanggapi miring pembentukan Badan Tim Nasional (BTN). Menurut Sihar, BTN yang diketuai oleh Isran Noor itu tidak sah atau bisa dikatakan ilegal.

Tidak hanya itu, Sihar juga tidak mengakui penunjukan pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Ketika disinggung tentang status Nil Maizar, Sihar menegaskan akan tetap mempercayakan jasa mantan pelatih Semen Padang itu untuk membesut Andik Vermansyah Cs.

"Timnas harus berada di bawah yurisdiksi PSSI. Saya tidak pernah merestui BTN, kami tegaskan tidak pernah memecat Nil Maizar. Timnas harus di bawah kendali yuridiksi" ungkap Sihar seperti yang dilansir Sindo, Selasa (26/2/13).

Timnas Indonesia Taufiq Nil Maizar

Sebelumnya salah satu Exco PSSI yakni Bop Hippy, juga tidak mengakui dan menentang Pelatnas yang digelar BTN. Menurut  anggota Exco itu, penolakan tersebut lantaran belum adanya keputusan Exco.

"Sampai saat ini, pengelola timnas Indonesia masih dikendalikan PSSI. Belum ada yang berubah" tegas Bob saat dihubungi Kompas, Selasa (26/2/2013).

Alhasil Sihar Sitorus memastikan jika pengelolaan tim nasional Indonesia mutlak berada di bawah naungan PSSI. Sihar sekali lagi menegaskan jika Badan Tim Nasional tidak akan pernah bisa memegang kendali timnas Indonesia.

Rapat Exco PSSI yang rencananya akan dilangsungkan Rabu (27/2/13), juga takkan membahas soal timnas Indonesia.

Pertemuan tersebut hanya akan membahas pematangan untuk Kongres PSSI pada 17 Maret mendatang.

"Rapat Exco bahas pengelolaan timnas? Sepertinya tidak akan dibahas. Sudah jelas timnas diurus federasi. Kami hanya akan membahas untuk Kongres PSSI mendatang".



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Plugin Wordpress | Android Forums | Wordpress Tutorials

Iswara N Raditya 26 Feb, 2013


-
Source: http://sidomi.com/165977/exco-pssi-tetap-akui-nil-maizar-pelatih-timnas-indonesia/
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Comments