Anggota DPD PAN Kabupaten Muna Berkelahi Hingga Tewas News

Hanya karena sebuah perselisihan, dua orang sekretaris di DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Muna, Ikhlas selaku Sekretaris DPD dan Amiludin Kunsi selaku Wakil Sekretarisnya akhirnya berkelahi dan mengakibatkan Amiludin Kunsi tewas. Kejadiannya berawal dari percekcokan antara kedua belah pihak terkait penentuan daftar calon legislatif sementara (DCS).

Pada awalnya para pengurus lain sempat melerai karena percekcokan terjadi di dalam kantor DPD. Namun ternyata keduanya meneruskan percekcokan tersebut dengan kontak fisik di depan kantor DPD PAN Muna. Ikhlas berhasil memukul Amiludin pada bagian lehernya dengan menggunakan kayu. Amiludin pun jatuh tersungkur. Hal itu djelaskan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sultra AKBP Abdul Karim Samandi

Sebenarnya korban sempat dilarikan ke UGD RSUD Raha. Pria yang akrab disapa dengan La Milu ini akhirnya menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit tersebut setelah menjalani pertolongan pertama. Ayah empat anak ini tidak berhasil diselamatkan oleh para petugas medis. Hal itu menurut pengakuan pihak rumah sakit karena kondisi Amiludin sudah kritis saat memasuki UGD. Kondisinya sangat memilukan karena saat itu telinga korban telah mengeluarkan darah dan mulutnya mengeluarkan buih.

Karim menambahkan bahwa hasil visum dari tim dokter di RSUD Raha menemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul di tubuh korban. Saat ini pihak kepolisian juga mengamankan pelaku pembunuhan tersebut, Ikhlas yang juga rekannya di DPD muna. Selain itu, para pengurus DPD yang menjadi saksi atas kejadian tersebut juga dijadikan saksi. Ada sebanyak lima orang telah dimintai keterangan oleh pihak Polda Sultra.

Insiden perkelahian ini ini terjadi pada hari Rabu (22/5/2013) sekitar pukul 12.00 Wita di depan kantor PAN Muna, yang beralamatkan di Jalan Sangke Palangga, Raha, Sulawesi Tenggara.

M.Noor Aditya Rahman 23 May, 2013


-
Source: http://www.snipertechno.com/2013/05/anggota-dpd-pan-kabupaten-muna-berkelah.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Comments