Kasus Penyimpanan Uang Palsu Eyang Aswong Populer Post

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Eyang Subur barangkali sudah akrab di telinga. Sempat menjadi bahan tanya, keberadaan Eyang Subur akhirnya memang betul-betul nyata. Namun bagaimana dengan Eyang Aswong?

Nama Eyang Aswong muncul dari terbongkarnya penyimpanan uang palsu (upal) dengan jumlah mencengangkan, Rp 1,2 triliun. Uang itu ditemukan di Bogor, tak jauh dari Jakarta, tempat perputaran 70 persen rupiah di Indonesia. Bayangkan bagaimana jika upal itu menyebar ke masyarakat?

Upal setriliun lebih itu tersimpan di bungker rumah milik Umriyah alias Nuriyah di Kampung Legok Muncang Kelurahan Cipaku, RT 02/RW 15 Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Polisi menduga upal itu dipakai Nuriyah untuk menipu para korbannya. Modusnya klasik: penggandaan uang.

Korban diminta menyetor duit dengan alasan untuk investasi proyek bodong. Nuriyah mengiming-imingi uang itu akan dikembalikan dengan jumlah berkali-kali lipat. Korban memang mendapati uangnya beranak pinak. Tapi, ya itu, "Uangnya palsu," kata Kapolresta Bogor Bahtiar Ujang

M.Noor Aditya Rahman 09 May, 2013


-
Source: http://www.snipertechno.com/2013/05/kasus-penyimpanan-uang-palsu-eyang-aswong.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Comments