Klarifikasi Kemendagri Tentang Masalah E-KTP Populer Post

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Setelah merebak pemberitaan yang meresahkan masyarakat berkaitan dengan larangan e-KTP difotokopi akhirnya pihak Kementerian Dalam Negeri angkat bicara. Kadirjend Kependudukan dan Catatan Sipil, Irman menjelaskan bahwa e-KTP adalah sebuah kartu yang dilengkapi chip tentang data pemiliknya yang dapat dibaca oleh card reader untuk menunjukkan data yang terekam di dalamnya.

Selanjutnya dirinya mengklarifikasi soal larangan e-KTP difotokopi. Tujuan diberlakukan pelarangan itu adalah untuk membuat e-KTP tetap berfungsi ketika dibaca oleh card reader. Tujuan lainnya adalah nantinya lembaga-lembaga yang menyediakan layanan publik baik milik pemerintah maupun swasta mau menggunakan card reader. Sehingga pelayanan kemasyarakatan menjadi lebih efisien.

Kemendagri membolehkan masyarakat memfotokopi e-KTP sekali saja. Setelah itu untuk keperluan duplikasi menggunakan fotokopian yang pertama. Hal itu untuk menghindari kerusakan chip yang ada di dalam e-KTP.

Saat ini kemendagri telah memberikan edaran kepada unit-unit pelayanan publik untuk melakukan pengadaan card reader. Pihaknya akan memberi sanksi tegas kepada lembaga-lembaga yang belum memiliki card reader per Januari 2014 nanti. Hingga saat ini, belum ada komplain dari unit-unit pelayanan publik yang telah diminta menyediakan fasilitas pembaca e-KTP tersebut. Untuk instansi pemerintahan, direncanakan setiap kecamatan minimal memiliki satu card reader.

Dengan adanya klarifikasi ini pihaknya berharap agar publik bersikap wajar dan mengerti lebih jauh tentang pemberlakuan e-KTP untuk masyarakat. Hingga saat ini kemendagri juga terus menggencarkan masyarakat yang belum melakukan perekaman pembuatan e-KTP untuk segera menyelesaikan tanggung jawabnya itu agar nanti mendapatkan e-KTP sebagai pengganti KTP yang lama.

M.Noor Aditya Rahman 10 May, 2013


-
Source: http://www.snipertechno.com/2013/05/klarifikasi-kemendagri-tentang-masalah.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Comments